RSS

CONDITIONAL CLAUSE

23 Nov


Conditional sentence  atau yang lebih dikenal dengan conditional sentence atau IF

claose. Mereka biasanya digunakan untuk menyatakan bahwa tindakan klausa utama (tanpa IF) itu terpenuhi. Ada tiga jenis dari Conditional Sentence :

 

MARK I (LIKELY)

Adalah conditional clause yang menyatakan suatu kemungkinan dan juga suatu keinginan bahwa kondisi tersebut akan terpenuhi.

 

Form:

IF + SIMPLE PRESENT + WILL FUTURE

Ex : If I find my screwdriver,I shall fix your laptop

 

Klausa utama juga bisa diletakkan pada awal kalimat, pada kasus ini penggunaan koma’ dilarang.

 

Ex : I shall fix your laptop if I find my screwdriver.

 

klausa utama dan (/) atau klausa “IF” berkemungkinan menjadi negative.

Ex :If anita doesn’t go to anywhere,I shall deliver her laptop.

 

Conditional mark 1 tertuju pada kejadian di masa depan, dan tindakan diwaktu akan datang akan terjadi kalau kondisi yang ditujukan terpenuhi pada waktu itu. Sejujurnya kita tidak tahu pastinya kejadian itu akan terpenuhi atau tidak, tapi kondisi itu terkesan realistic. Jadi, kami berpikir itu sepertinya benar akan terjdi.

 

Example :

If I find screwdriver, I shall fix your PC.

Fact :

I want to fix my friend’s PC. I just have to find where

I keep my screwdriver. I am quite sure, however, that I will fnd it.

 

MARK II (UNLIKELY)

Adalah “conditional clause” yang mempunyai kemungkinan tapi,sulit untuk memenuhi kondisinya .

 

Form:

IF+SIMPLE PAST,CONDITION 1 (=WOULD+INFINITIFE)

 

Ex :

If I bought her a laptop,I would bankrupt.

 

Sepeti halnya,MARK 1,MARK 2 juga bisa menempatkan klausa utama pada awal kalimat. Koma(,) juga terlarang dalama hal ini dan juga dapat dijadikan bentuk negative.

 

Ex :

If I had a lot of money,I wouldn’t buy a second laptop

 

 

WERE INSTEAD WAS (PENEMEMPATAN WERE SEBAGAI WAS)

 

Dalam conditional clause MARK 2,kami biasanya menggunakan  “were” bahkan jika “pronoun”nya adalah “I”,”he”,”she” dan “it”.

 

Ex :

If I were you,I would not do this lunatic things.

 

 

Conditional clause mark 2 tertuju pada situasi saat ini dan tindakan ini bisa terjadi jika situasi saat ini berbeda.kami tidak mengharapkan situasi menjadi berubah,bagaimanapun juga,kami hanya membayangkan “apa yang akan terjadi jika….”

 

Ex :

If I found my gadgetbox,I would repair her laptop.

 

Fact:

I would like to repair my friend’s laptop.I’ve looked every where for my gadgetbox,but I can’t find it.so,now I think it is rather unlikely that I will eventually find my gadget box.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MARK III (impossible)

 

“Conditional clause” yang menyatakan ketidakmungkinan bahwa kondisi akan terpenuhi karena itu semua telah berlalu.

 

Form :

IF + PAST PERFECT ,CONDITION 2(WOULD + HAVE + PAST PARTICIPLE

 

Ex :

if i had buoght a new laptop , i would have given my old one to my brother.

 

Seperti mark 1 dan mark 2 pada mark 3 klausa utama juga bias diletakkan diawal kalimat dan dapat di jadikan bentuk negative juga.

 

Ex :

if i hadn’t studied,i wouldn’t have passed my exams

 

“Conditional clause mark 3” tertuju pada situasi masa lalu ,dan tindakan itu bisa saja terjadi di masa lalu bila kondisi terpenuhi.Setelah itu semua itu akan menjadi berbeda.Bagaimanapun juga kami membayangkan apa yang akan sudah terjadi jika situasi pada saat itu terpenuhi.

 

Ex :

if i had found her address, i would have sent her an invitation

 

Fact :

some time in the past, I wanted to sent an invitation to a friend.I didn’t find her address.however,so in the end I didn’t send her an invitation.

 

Terkadang conditional clause mark 1,2,3 bisa juga digunakan dengan tenses yang lain.Sejauh ini kita telah belajar dari dasar penggunaan / untuk menggunakan “ conditional clause.Yaitu selalu tergantung dari konteks kalimatnya dan tenses yang digunakannya.Jadi, terkadang itu mungkin untuk mencontohkan bahwa conditional tenses mark 1 dengan menggunakan tenses selain tenses present tense. Misalkan present progressive atau present perfect.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MARK 1.

CONDITIONAL REFERS TO IF CLAUSE MAIN CLAUSE
FUTURE ACTION SIMPLE PRESENT FUTURE 1,IMPERATIVE,MODAL AUXILARY
ACTION GOING ON NOW PRESENT PROGRESSIVE FUTURE 1,IMPERATIVE,MODAL AUXILIARY
IMPROBABLE ACTION SHOULD + INFINITIVE FUTURE    1,IMPERATIVE,MODAL AUXILIARY
FINISHED ACTION PRESENT PERFECT FUTURE    1,IMPERATIVE,MODAL AUXILIARY
PRESENT FACT SIMPLE PRESENT SIMPLE PRESENT

 

MARK 2.

CONDITION REFERS TO IF CLAUSE MAIN CLAUSE
PRESENT / FUTURE EVENT SIMPLE PAST CONDITIONAL 1
CONSEQUENCE IN THE PAST SIMPLE PAST CONDITIONAL

MARK 3.

CONDIDTION REFERS TO IF CLAUSE MAIN CLAUSE
PRESENT PAST PEFECT CONDITIONAL 1
PAST PAST PERFECT CONDITIONAL 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

USING PROGRESSIVE VERB FORMS

Perhatikan penggunaan progressive verb forms di beberapa contoh di bawah ini bahkan jika di conditional sentences progressive verb form juga digunakan dalam situasi progressive.

 

Ex :

True :

it is raining right now,so I will not go for a walk

conditional :

if it were not raining right now , I would go for walk

 

USING “MIXED TIME” IN CONDITION SENTENCE.

Jika perulangan waktu di “IF clause” dan “result clause”berbeda Satu klausa mungkin ada di “present “ dan lainnya di”past” perhatikan contoh dibawah ini:

 

Ex :

True :

I did not eat break fast several hours ago,so Im hungry now

 

Conditional :

If I had eaten breakfast several hours ago,I would not be hungry now.

USING COULD,MIGHT AND SHOULD

 

Ex :

  1. if I were a bird,I could fly home
  2. if you were a better student,you might get better grades.
  3. if john should call,tell him I’ll be back around five.

OMITTING IF

 

Ex :

  1. were I you,I wouldn’t do that.
  2. had I known,I would have told you.
  3. should anyone call,please take a message.

 

 

 

 

 

 

IMPLIED CONDITIONAL

 

Ex :

  1. I would have gone with you,but I had to study.

(implied condition => If I hadn’t had to study)

 

  1. I never would have succeded without your help

(implied condition => If you hadn’t help me)

 

VERB FORM FOLLOWING WISH

 

Wish digunakan oleh pembicara saat ingin suatu kenyataan menjadi berbeda, menjadi benar-benar berlawanan.

 

Wish about future

–          true : She will not tell me

–          Conditional : I wish that she would tell me

Wish about present

–          true : I don’t know VGA

–          Conditional : I wish I knew VGA

Wish about past

–          true : Aldy didn’t come

–          Conditional : I wish John would have come

 

USING WOULD TO MAKE WISHES ABOUT THE FUTURE

 

Would biasanya digunakan untuk mengindikasikan kalau pembicara menginginkan sesuatu untuk terjadi di masa depan. Keinginannya bisa saja atau tidak mungkin terjadi di masa lalu.

 

Ex :

It is raining, I wish t would stop (I want it to stop raining)

 

USING AS IF / AS THOUGH

Biasanya “as if” / “as though” itu bersifat “tidak benar”. Dalam hal ini, penggunaan kata kerja memiliki fungsi sama dengan “conditional sentences”.

 

Ex :

–          Condition : She talked to him a if he were a child

True : He is not a child

–          Condition : He acted a though he had never met her.

True : He has met her.

 
Leave a comment

Posted by on November 23, 2010 in tugas kuliah

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: